• Lama baca: < 1 menit →

Sengkarut kegenitan bahasa jurnalistik Kompas dan Tempo

Hari ini (Kamis, 25/6/2020) dalam judul berita di halaman pertama koran Kompas ada kata “sengkarut”. Media lain yang lebih kerap menggunakan “sengkarut” adalah majalah Tempo.

Pensiunan guru SMA non-bahasa: “Apa sih sengkarut? Bikin judul kok aneh!”

Manajer swasta (40), tamatan S2 manajemen: “Kompas dan Tempo suka pake istilah aneh yang cuma dipahami penulisnya.”

Nona (23), tamatan S1, ketika kepadanya ditunjukkan judul koran Kompas: mengerutkan kening dan menggeleng.

Pria, di atas 55 tahun , yang sejak muda membaca koran Kompas, sudah 20 tahun menjadi penerbit media daring, ketika mendapati judul-judul dalam Tempo: “Kenapa sih redaksi pada genit, milih kata yang nggak lumrah? Kalo pembaca nggak paham judul jangan harap mau baca isinya!”

Sengkarut kegenitan bahasa jurnalistik Kompas dan Tempo

Sengkarut kegenitan bahasa jurnalistik Kompas dan Tempo

https://blogombal.com/wp-content/uploads/2020/06/wp-1593058574350-700x490.jpghttps://blogombal.com/wp-content/uploads/2020/06/wp-1593058574350-150x150.jpgPemilik BlogKomedi Indonesiabahasa,bahasa indonesia,bahasa jurnalistik,jurnalisme,jurnalistik,kamus,kbbi,kelas menengah,koran,majalah,media berita,media cetakHari ini (Kamis, 25/6/2020) dalam judul berita di halaman pertama koran Kompas ada kata 'sengkarut'. Media lain yang lebih kerap menggunakan 'sengkarut' adalah majalah Tempo. Pensiunan guru SMA non-bahasa: 'Apa sih sengkarut? Bikin judul kok aneh!' Manajer swasta (40), tamatan S2 manajemen: 'Kompas dan Tempo suka pake istilah aneh yang cuma...Suatu atau sebuah blog?