• Lama baca: 2 menit →

Barang kiriman yang terluka oleh gunting konsumen

Saya barusan memeriksa, tambalan pada karet sintetis pembalut pegangan tangga lipat rendah ini masih utuh. Artinya sudah setahun masih kuat.

Apa masalahnya? Karena kemasan paket dan ketidakhati-hatian saya. Saya memesan secara daring, tangga tanpa kardus dibalut berlapis, barang saya terima dengan selamat. Bagian dalam pembungkus dengan lembaran bergelembung (bubble wrap) hitam rangkap — plastik luar juga hitam. Ikatan lakban hampir merata. Tentu si pengirim memaksudkan agar paketnya aman.

Saya sudah mencoba berhati-hati membuka dengan gunting, bukan cutter, tapi ujung gunting yang tajam tetap melukai karet dari luar.

Dalam soal ginian istri saya lebih cermat. Saya sudah lebih dari sekali melukai pesanan saya. Termasuk sarung bantal sofa yang dikemas tergulung ketat lalu dibungkus rangkap plastik hitam dan bubble wrap hitam ditambah lakban merata.

Saya anggap kecelakaan macam itu bagian dari seni belanja daring. Anda pernah mengalami?

Barang kiriman yang terluka oleh gunting konsumen

Atau barangkali marketplace perlu bikin aturan dan panduan bagi pelapak dalam mengemas barang, supaya juga hemat plastik bungkus dan lakban? Selama PSBB sampah plastik bertambah karena belanja online. Mungkin sebelumnya sampah menjadi beban kantor.

Infografik: © Lokadata.id

https://blogombal.com/wp-content/uploads/2020/06/wp-1591939934838-700x700.jpghttps://blogombal.com/wp-content/uploads/2020/06/wp-1591939934838-150x150.jpgPemilik BlogUmumbelanja daring,Covid-19,Informa,kemasan,plastik,PSBB,sampah,sampah plastik,tangga lipat,virus koronaSaya barusan memeriksa, tambalan pada karet sintetis pembalut pegangan tangga lipat rendah ini masih utuh. Artinya sudah setahun masih kuat. Apa masalahnya? Karena kemasan paket dan ketidakhati-hatian saya. Saya memesan secara daring, tangga tanpa kardus dibalut berlapis, barang saya terima dengan selamat. Bagian dalam pembungkus dengan lembaran bergelembung (bubble wrap)...Suatu atau sebuah blog?