• Lama baca: 2 menit →

RASA AMAN, ALANGKAH MAHALNYA…

penjaga mobilKentongan dara muluk di pedesaan Jawa. Tang-teng-tang pukulan peronda pada tiang listrik di kompleks. Bunyi alarm mobil pada sekitar pukul 10-11 malam di permukiman, sepulang orang bekerja atau mencuci kendaraan. Itu semua adalah rutinitas.

Tentang alarm, saya mendapatkan kesan kita semua akhirnya cenderung kurang peduli. Kita hanya menaruh perhatian jika alarm melolong terlalu lama karena kuping kita terganggu. Lantas satpamwan berlarian, dan layar proyeksi di bioskop menampilkan pesan tentang mobil berpelat nomor sekian. Kalau cuma suara ciat-ciut penguncian atau pembukaan pintu, kita cuek saja.

Kita akan sebal jika mobil orang yang kita dorong di parkiran membunyikan alarm. Akan jengkel jika mobil orang yang kita sandari selagi mengikat tali sepatu tiba-tiba bersuara.

Kapankah kita bebas dari rasa khawatir? Serbarepot. Mobil tanpa pengaman pintu akan mengundang pencuri. Audio dan benda lain dalam mobil juga mengundang orang jahat untuk bertindak, bila perlu dengan memecahkan kaca.

Kalau Anda ber-uang, maka Anda semakin membutuhkan rasa aman. Rumah Anda pasangi alarm. Anda juga memiara one man dog. Tentu, Anda juga menyewa jasa satpam.

Menyangkut keamanan mobil, seorang narapidana pernah bercerita bahwa maling paling goblok dan jadi bahan olok-olok adalah yang mengambil dasbor.

Memang itu cerita lama, ketika masih ada maling doyan dasbor. Di rumah bui, maling dasbor jadi tertawaan: sudah bisa masuk kenapa nggak bawa mobilnya sekalian, padahal hukumannya sama.

Maling mobil dapat uang gede. Menurut kalangan abu-abu maupun hitam, duit gede — dan beking — berarti perlakukan khusus dari petugas penjara dan hamba hukum.

Maling dasbor jelas kelas cecere. Lain halnya bila dia pandai berkilah ala kelompok Basiyo. Salah satu pendagel mataram itu dalam sebuah leluconnya tak merasa mengambil sapi. Dia cuma mengambil tali pengikat leher tapi sapinya ikut.

©: Ilustrasi rulingcatsanddogs.com

Pemilik BlogUmumRASA AMAN, ALANGKAH MAHALNYA... Kentongan dara muluk di pedesaan Jawa. Tang-teng-tang pukulan peronda pada tiang listrik di kompleks. Bunyi alarm mobil pada sekitar pukul 10-11 malam di permukiman, sepulang orang bekerja atau mencuci kendaraan. Itu semua adalah rutinitas. Tentang alarm, saya mendapatkan kesan kita semua akhirnya cenderung kurang peduli. Kita hanya...Suatu atau sebuah blog?