Di atas sebuah meja saya lihat rokok ini. Lalu saya cium, tapi aromanya tak seperti kretek yang saya kenal. Saya tanya orang yang pernah mencicipi, katanya seperti “rasa londo“. Ternyata ini rokok untuk ekspor. *) Bukan posting berbayar
Pemilik kotak tembakau ini bukan seorang kakek melainkan seorang pemuda lajang di bawah 30. Dia sering mengisap sigaret tingwe alias linting dhéwé. Isi kotak kayu itu tembakau rajangan, kertas sigaret, dan alat pelinting. Tak ada cengkih, wur, maupun klembak menyan.
Sudah tiga kali, atau malah lebih, sigaret kretek Dji Sam Soe Super Premium berganti desain kemasan. Versi terbaru – tapi limited edition – tampak dalam gambar atas. Kemasan terdiri dari dua kotak, dapat dibuka seperti buku (wallet pack) dan diceraikan. Teks dalam bungkus lebih ringkas, kanan dan kiri berbeda isi. Kalau versi reguler memuat paragraf […]