Apa boleh buat. Memang nasi yang kita akrabi. Bahkan saya dengar beberapa daerah yang sebelumnya tak terlalu bergantung kepada nasi pun akhirnya kecanduan nasi. Lalu ketika produksi beras tak mencukupi, kita pun mengimpornya.
Pernahkah pemilik kedai menyigi, dari 100 pengunjung berapakah yang membaca tulisan pada dinding? Kalaupun tak ada yang membaca juga tak soal karena huruf dengan tebaran kata demi kata itu boleh untuk tidak dibaca. Seperti kaligrafi, dong? Mmmm… mungkin. Kaligrafi yang indah dan mengena juga bisa dinikmati oleh orang yang tak dapat membacanya. Kaligrafi dalam aksara apapun. Oh […]