Tadi sekitar pukul lima seperempat, penjual nasi uduk di pinggir selokan sudah menunggu pembeli. Sambil duduk memunggungi Mbakyu Sayur yang sudah memarkir gerobak lebih awal, Mpok Uduk menonton video di layar ponselnya. Saya tak tahu itu tayangan apa, tapi sempat saya intip tak ada wajah Korea. Hanya ada wajah Indonesia — ataukah Malaysia? Sampai Februari […]
Tadi sebuah keluarga di Bekasi, Jabar, menemukan selingan: mengabadikan proyeksi pantulan kaca mobil tetangga depan rumah yang menerobos ruang tamu. Siluet dedaunan perdu tampak bergoyang disapa silir angin. Namanya juga momen maka tak berumur lama karena langit kembali berawan mungkin sampai sore. Tadi saat pemotretan pun cahaya kurang kontras karena awan masih menggantung. Selalu ada […]
Sudah dua minggu Ferris wheel dan merry-go-round itu digelar di tanah kosong yang becek saat hujan. Kalau akhir pekan pasar malam mini ini ramai. Tadi sekitar pukul sembilan, sepulang dari berbelanja pasar, saya lewat sana. Sepi. Lapak sandal, baju, dan mainan anak, penyerta gelaran ini, tak ada pembeli. Saya memarkir sepeda di pojokan berumput lalu […]
Jika hujan keterlaluan, toko pracangan itu kemasukan air dari jalan, padahal sang empunya sudah membuat tanggul di depan pintu. Yang pasti setiap habis kebanjiran toko itu kembali rapi. Karung beras selalu di atas panggung rendah kayu agar tak tertulari lembap lantai maupun terlebih-lebih dijamah banjir. Si pemilik toko, seorang Cina Bangka, yang sekarang bisa satu […]
Sekitar pukul setengah sembilan malam, warung biasa dan Alfamart yang berdampingan itu masih buka. Si warung setahu saya muncul setelah Alfamart, yang hadir sejak lima belas tahun silam. Memang kalau saya tak salah ingat, si warung pernah tutup. Belum tentu karena merugi. Bisa karena alasan lain. Nyatanya saat ini si warung buka terus. Saya tak […]