Dunia anak dan kenangan akan mikrobus

Mikrobus dulu adalah mobil pertama keluarga kelas menengah. Angkot pakai itu sampai kini. Apa nostalgia Anda?

▒ Lama baca 2 menit

Mikrobus Suzuki Carry mainan anak — Blogombal.com

Di warung nasi gudeg itu saya tersenyum membaca tulisan pada mobil-mobilan plastik milik cucu si empunya warung. Su7uki pasti adiknya Suzuki. Dengan huruf sans serif, angka 7 sepintas mirip Z.

Yang saya lihat adalah pikap, bukan mikrobus, karena dulu untuk versi mobil penumpang, bukan barang, harus dibentuk oleh bengkel karoseri. Mulanya, awal 1970-an, pikap yang menjadi raja jalanan adalah Mitsubishi Colt. Pikap bak terbuka kemudian diberi atap, diisi kursi saling berhadapan di sisi kiri dan kanan.

Orang menyebut Colt berarti mobil angkutan penumpang hasil modifikasi. Maka pada medio 1970-an Dewan Mahasiswa UGM memparakarsai Colt Kampus, mobil pikap beratap, untuk angkutan penumpang kota yang pertama, kemudian pada awal 1980-an digantikan bus kota medium, bersasis truk engkel tiga perempat, yang bernama Kopata.

Tahun 1980-an juga muncul pikap kecil, dari Suzuki Carry dan Daihatsu Hijet, yang kemudian dimodifikasi menjadi mikrobus. Mulanya dikerjakan secara kriya, bodi dibentuk tanpa teknologi kempa, banyak dempul untuk menutupi jejak palu, sampai akhirnya bengkel besar bisa membentuk fully-pressed body — tetapi industri otomotif lebih suka istilah full pressed body. Pikap Toyota Kijang yang menjadi wagon memiliki logo Full Pressed Body dengan dobel huruf S yang berimpit.

Stiker Toyota Kijang Full Pressed Body — Blogombal.com
¬ Stiker Toyota Kijang Full Pressed Body yang dijual di Tokopedia.

Kembali ke mikrobus, selama 1980-an hingga 1990-an adalah mobil pertama bagi banyak keluarga. Karoseri bagus macam Adiputro, Malang, Jatim, sangat populer. Lalu disusul karoseri Alexander di Jakarta dan New Armada di Magelang, Jateng. Jasa antar jemput anak sekolah, terutama TK dan SD, banyak menggunakan mikrobus.

Bus yang lebih kecil dari bus mini ini di Jabodetabek dulu digunakan sebagai omprengan. Daripada si pemilik mikrobus berangkat dan pulang kerja sendirian, dan boros bensin, lebih baik membawa penumpang sesama orang kantoran yang bermukim di area berdekatan.

Mitsubishi juga punya mikrobus Jetstar namun tak sejaya Suzuki. Dalam perjalanan waktu, ATPM yang kemudian menjadi APM bikin real van, dari pabrik sudah begitu. Tentang ukuran silinder, Suzuki (Futura) dan Daihatsu (Espass) pernah bikin mikrobus 1.600 cc. Artinya, karena di atas rentang 1.000–1.500 cc, harga dan pajak mikrobus 1.600 cc lebih mahal.

Kembali ke mobil-mobilan bocah tadi. Pikap Suzuki Carry hingga kini saban hari masih melintas di depan rumahnya, Jalan Raya Pondokgede, Jaktim. Mikrobus Suzuki Carry lebih banyak lagi, termasuk KWK T10 Chandra (Kobek) – Cililitan (Jaktim). Si anak punya mobil-mobilan Suzuki Carry angkot, berwarna jingga, dengan mahkota atap bertuliskan JKT.

Mikrobus Suzuki Carry mainan anak — Blogombal.com

Sengaja cerita ihwal mikrobus ini tanpa detail harga pada setiap kurun maupun data penjualan setiap model agar tak berkepanjangan. Saya hanya mengajak Anda bernostalgia dengan mikrobus, sebagai bagian dari keluarga pemilik maupun sebagai pengguna angkot yang hingga kini mungkin masih naik itu, misalnya di Bogor, Jabar.

Si anak yang memiliki mobil-mobilan itu mungkin tak punya teman sebaya yang juga memiliki ikatan emosional romantis dengan mikrobus. Mungkin lho…

Mobil angkot KWK T10 Chandra Indah - Cillitan — Blogombal.com
¬ Mobil angkot KWK T10 Chandra Indah – Cillitan. Klik gambar untuk membaca arsip.

Saya sih kadang masih naik angkot mikrobus, tetapi tahun 2026 ini belum ada alasan untuk itu. Soal kenangan tentu banyak. Salah satunya ketika naik T10 pada akhir 1990-an seorang ibu yang kaget mendengar suara letusan berteriak menyebut alat kelamin pria bukan dalam istilah medis: “Anu gede! Anu gede! Mana, Bang? Mana?”

Dari semua penumpang hanya ada dua orang pria, yakni sopir dan saya. Pernah saya kisahkan dalam blog wagu ini, ketika saya bercerita kepada sejawat di kantor, dia berkomentar dengan wajah dingin, “Dari dua pria itu nggak ada yang ngaku?”

Mikrobus Suzuki Carry mainan anak — Blogombal.com

Tinggalkan Balasan