
Di balik penyekat di kanan itu adalah pintu dapur sebuah warung makan yang bersih, tanpa daun pintu. Amatilah tembok di sebelah kiri pintu. Tampak kotor, bekas tangan berkeringat maupun tangan basah karena bekerja di dapur. Lumrah. Tidak istimewa. Pada banyak rumah tinggal, bahkan kantor, juga ada tembok kotor karena tangan.
Tembok yang kotor selain dekat pintu dan tangga adalah pada bagian yang ada sakelarnya. Di rumah saya juga ada, kalau sudah lama banget akan sulit membersihkannya.
Kenapa tangan memegang tembok ada sejumlah alasan. Pertama, karena kebiasaan. Kedua, karena untuk menjaga keseimbangan, di dekat tangga maupun pintu yang mengakibatkan tubuh harus miring, misalnya karena membungkuk, hanya setengah badan yang menghadap ruang lain.
Jika di suatu rumah ada lansia, dan tetamunya juga sepuh, besar kemungkinan ada tembok kotor karena tangan sering menempel. Tentu itu hanya pengandaian berdasarkan amatan acak, bukan dari data. Lansia harus sering menopang keseimbangan raga dengan memegang tembok.

Pada sebuah rumah saya pernah mendapati sebagian tembok kotor karena salah satu penghuni yang saya kenal baik punya kebiasaan saat berbicara sambil berdiri akan mundur ke tembok, dengan satu atau dua tangan di belakang pantat menempel tembok. Jika melewati pintu atau tikungan dalam rumah, tangannya sering menyentuh tembok.
Sakelar di kamar orang tersebut kotor, demikian pula temboknya, karena dia punya kebiasaan menyalakan dan mematikan sakelar lampu dengan gerakan mengusap. Padahal orangnya resikan lho.
Apakah hal macam itu penting sehingga saya tulis? Tidak wigati, namun blog wagu ini memang sering memuat hal sepele. Meskipun demikian, umumnya desainer interior dan industri cat memperhatikan soal tangan berkeringat dan basah. Kalau di bengkel biasa, tembok belang kehitaman pasti ada karena oli.
Maka pabrik cat bikin cat yang mudah dibersihkan seperti untuk rumah sakit. Ada beragam cat antinoda bahkan ada yang diklaim antibakteri. Cat macam itu misalnya Nippon Paint Spotless Plus, Dulux Easy Clean, Lenkote Silk Anti Noda, dan Jotun Easy Wipe.
Solusi lain adalah menutup tembok dengan keramik. Hal itu juga dilakukan pemilik rumah yang temboknya menempel dengan tembok tetangga namun sering rembes.
Eh, di sisi lain jika ada bagian tembok rumah yang kotor berarti merupakan bukti ada kehidupan, ada aktivitas manusia. Maksud saya kotor karena tangan berkeringat maupun basah.
Lalu bagaimana dengan tembok dapur MBG? Jiahhhh… ngomongin MBG lagi. Padahal yang diomongin aja nggak capek.

4 Comments
apakah hal yang sama juga berlaku untuk orang yang bermuka tembok? 🫣
Wah ini pertanyaan sulit 🤣
salah satu yg bernoda seperti itu ada di dinding kamar mandi, sepertinya karena kebiasaan pipis sambil pegang dinding utk keseimbangan hehe
Aha 🤣