Marie Regal sang roti mari nan melegenda

Apakah kini anak-anak di bawah 12 tahun masih akrab dengan Regal, karena ragam biskuit amat kaya?

▒ Lama baca < 1 menit

Biskuit Marie Regal nan legendaris – Blogombal.com

Tertulis jelas pada kardus sempit memanjang yang melingkari sisi dalam kaleng biskuit Marie Regal bagian atas: Dari Generasi ke Generasi. Jenama lokal tua dari Jakarta ini berhak atas slogan itu. Diameter keping biskuit yang ini lebih kecil. Kalengnya berbeda dari yang besar dengan rantai kalung ala rapper itu.

Dalam kaleng tertulis Regal masih terbikin oleh CV Jaya Abadi. Masih dengan badan usaha komanditer, padahal pemain lama permen pepermin Davos (1931), di Purbalingga, Jateng, sudah lama menjadi PT Slamet Langgeng, sebelumnya adalah CV.

Biskuit Marie Regal nan legendaris – Blogombal.com

Regal hadir di Indonesia sejak 1952, tujuh tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan. Hingga hari ini dalam sebuah keluarga Indonesia setidaknya ada tiga generasi yang akrab dengan Regal, yakni kakek dan nenek, ayah dan bunda, serta anak-anak yang sudah dewasa. Anak-anak itu sebagian sudah punya anak.

Biskuit Marie Regal nan legendaris – Blogombal.com

Tetapi apakah kini anak-anak di bawah, katakanlah, 12 tahun akrab dengan Regal? Belum tentu. Merek biskuit keping serupa Marie amat banyak dengan beragam harga. Saya semasa bekerja di tempat terakhir sering membeli Regal dalam selongsong untuk stok ngemil. Kadang kemasan selongsong edisi Special juga saya beli untuk cucu tetangga.

Perihal biskuit, jika menyangkut ikon Lebaran, yang populer adalah Khong Guan assorted biscuits dalam kaleng kotak, yang wafernya sedikit. Oh ya, KBBI memuat lema “roti mari”. Maksudnya ya biskuit macam ini.

Biskuit Marie Regal nan legendaris – Blogombal.com

2 Comments

mpokb Jumat 23 Januari 2026 ~ 00.20 Reply

Di KBBI ada “roti mari”, tapi “biskuit mari” nggak ada 😀
Hebat ini biskuit, merek lain bermunculan namun ia tetap jaya abadi 😀

Pemilik Blog Jumat 23 Januari 2026 ~ 08.29 Reply

Sesuai nama cv: jaya abadi 👍

Tinggalkan Balasan