Sore ini saya belum menurunkan bendera setelah sebulan berkibar

Selama bulan kemerdekaan dengan mengibarkan merah putih, saya merasa Indonesia sakit.

▒ Lama baca < 1 menit

Gerimis sudah berlalu. Saya mendongak menatap bendera yang terikat pada tiang, berlatar kabel centang perenang. Sudah sebulan merah putih berkibar, kadang diguyur hujan deras selama Agustus, padahal biasanya bulan kedelapan pelit guyuran air langit.

Merah putih pada tiang selama Agustus ini di mata saya adalah pemandangan muram, bahkan saat mentari membakar bumi. Apakah sore ini, hari terakhir Agustus, bendera kuyu itu bosan berkibar? Dia seirama perasaan saya: Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

Indonesia adalah kesepakatan sekaligus cita-cita bersama. Selama 80 tahun. Tetapi apakah semua orang masih punya cita-cita bersama dan merawatnya? Sebelum ada demonstrasi dan kerusuhan, disertai penjarahan, saat bulan kemerdekaan hampir usai, rakyat tak merasakan kecerahan Indonesia karena terbalut kegeraman terhadap pemerintah, aparat keamanan, dan parlemen.

Sore ini bendera belum saya turunkan untuk saya cuci besok. Musibah kecil sejam lalu menghalangi pencabutan tiang untuk kemudian saya tanggalkan bendera yang kelelahan itu. Masih akan bertambah hari kelelahan merah putih. Semua orang lelah.

Tadi pagi dalam kebaktian di gereja, lagu profan “Bangkit Indonesiaku” dinyanyikan bersama: Lawat dan pulihkan negeriku / Bangkit Indonesiaku

7 Comments

mpokb Selasa 2 September 2025 ~ 14.43 Reply

Lho, kok sama? Saya baru menurunkan bendera tanggal 1 kemarin selepas magrib, karena lupa saking pikiran ke mana-mana…

Pemilik Blog Selasa 2 September 2025 ~ 18.59 Reply

Mengibarkannya tanpa semangat, selama bendera berkibar tak ada gairah merayakan kemerdekaan, apalagi akhir Agustus terjadi peristiwa hitam di banyak tempat, lalu untuk menurunkan pun ogah-ogahan, karena jiwa kita lelah

Rudy Senin 1 September 2025 ~ 10.35 Reply

Bendera di rumah juga baru tadi pagi diturunkan untuk dicuci. Ada keinginan sebetulnya untuk mengibarkannya setengah tiang, tapi daripada mengundang pertanyaan dari Pak RT yang juga tetangga, niat tersebut saya urungkan.

Pemilik Blog Senin 1 September 2025 ~ 12.35 Reply

Saya hari Sabtu juga sempat mikir mau setengah tiang, tapi gak mau direpoti pertanyaan warga RT, apalagi preferensi politik mereka berbeda dari saya

Junianto Senin 1 September 2025 ~ 08.00 Reply

Musibah kecil apa, Paman?

Pemilik Blog Senin 1 September 2025 ~ 12.33 Reply

Yah gitu deh. Saya selamat dan aman kok. 🙏😇

Tinggalkan Balasan