—
Uh, DPR lagi. Anggota Dewan, Nasim Khan dari PKB dalam Komisi VI, yang antara lain membidangi BUMN, usul agar KAI menyediakan gerbong untuk merokok.
Lha piyé, to? Usul kok aneh. Kalau alasannya di bus boleh, ya silakan naik bus.
Entahlah dia perokok atau bukan. Kalau dia perokok pasti tahu jika sekian orang dikumpulkan dalam satu ruang tertutup berisi asap akan tersiksa. Atau mungkin mereka merokok di atap, sebagai alternatif para perokok dalam gerbong pengasapan dikunci dari luar?
Orang boleh suka tembakau, tetapi harus empan papan, Cak. Apalagi sebagai anggota DPR kok usul begituan.
¬ Sumber foto kecil: arsip DPR

2 Comments
Terbayang satu gerbong merokok lantas para perokoknya jadi daging asap.
Asap tembakau apalagi bau asbak itu paling tidak saya sukai, apalagi campur bau keringat dan aneka fragrances yang aneh.
Saya memang egois, tak suka bau rokok dan asbak. 🙈🫣