
Sri Paus Fransiskus adalah orang besar. Kenangan dan apresiasi dari pelbagai kalangan, tak hanya dari Gereja Katolik Roma, terhadap dirinya yang berpulang menghadap Sang Khalik sehari setelah Paskah 2025 dalam usia 88 adalah bukti. Banyak orang merasa ikut memiliki dirinya.
Sosok Paus adalah sebuah unikum: pemimpin gereja (Katolik Roma) dengan 1,4 miliar umat, sekaligus kepala negara (Vatikan). Namun dalam diri Paus Fransiskus, citra yang melekati benak dunia adalah keagungan dalam kesahajaan duniawi yang berbalut welas asih.
Apa yang terjadi di Gaza, Palestina, menurutnya bukanlah perang melainkan kekejaman terhadap kemanusiaan. Dialog dan kerja sama antarpemeluk agama adalah dorongan hatinya. Paus berpihak kepada para pengungsi dari luar Eropa. Beliau juga berpihak kepada kaum marginal, termasuk toleransi terhadap LGBT, namun gereja tetap tak mungkin memberkati pernikahan sejenis.
Paus Fransiskus adalah imam Yesuit pertama dari negeri non-Eropa (Argentina) yang menduduki Tahta Suci, padahal Serikat Yesus adalah ordo dominan di Katolik Roma.
Pada penampilan pertamanya, setelah terpilih, Paus di balkon Basilika Santo Petrus, 11 Maret 2013 malam, tampil tanpa mengenakan mozzetta (mantel merah kepausan). Paus wafat setelah memimpin selama 12 tahun 34 hari.
Jika menyangkut kunjungannya ke Indonesia (2024), ada sejumlah catatan, misalnya:
- Sebagai tamu agung bagi pemerintah Indonesia (2024), Paus di Jakarta memilih naik Toyota Innova, duduk di depan
- Saat beliau melambaikan tangan dari dalam mobil tampaklah arlojinya: Casio quartz MQ24-7B2 yang harganya tak sampai Rp200.000
- Paus menginap tiga malam di Kedubes Vatikan (Apostolic Nunsiatur)¹, Jakarta, namun anggota rombongan lain menginap di Hotel Arya Duta
- Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal dan Menag Nasaruddin Umar, ketika dirinya berbahasa Inggris maka Paus kurang merespons, namun ketika berbahasa Arab, Paus tampak paham dan memegang tangan sang imam (¬ CNN Indonesia, menit ke 1.53)
¹) Paus Yohanes Paulus II saat mengunjungi Indonesia (1989) juga menginap di Kedubes Vatikan
²) Paus Fransiskus fasih berbahasa Italia, Jerman, dan Spanyol
³) Dalam bahasa Latin, Paus adalah pontifex maximus, imam tertinggi, lalu bahasa lain, misalnya Inggris, menyebutnya pontiff; bahasa Indonesia menyebutnya Paus karena menyerap dari bahasa Belanda, artinya bapa, rama (Jawa: dilafalkan romo)
