
Malam ini saya manja, listrik rumah tidak padam namun saya malas berpikir untuk mencari tahu lebih banyak soal dugaan korupsi dalam pasokan batubara di PLN. Semua berita tentang PLN sebelum hari ini mengesalkan.
Saya hanya ingat kartun di majalah Stop saat saya masih kecil. Usai petugas PLN mencatat angka konsumsi listrik di meteran, lalu beranjak pergi, anak pemilik rumah berdendang, “Gajah mati meninggalkan gading, listrik mati meninggalkan rekening.”
Si petugas cemberut. Setelah saya dewasa baru sadar bahwa rumah pegawai PLN juga bisa terkena penyalaan listrik bergilir. Tetapi rumah dirut kabarnya tidak. Mungkin ada genset.

2 Comments
Prinsipnya gini, dagangan laris malah bingung..
Nanti yg disalahkan rupiah, krn lebih untung ekspor batubara, kebutuhan dalam negeri dikalahin
Itu sejak dulu. Dagangan laris bingung. Bahkan orang PLN pernah ada yang usul agar konsumen punya genset. Kasus power failure terlarang adalah 7 jam, banyak ikan hias mati, termasuk ikan di akuarium saya karena kami pergi mengungsi dan nggak nyangka listrik mati selama itu.
Tapi kita harus ingat warga lain di luar Jawa. Ada yang dulu tiga hari nyala, satu hari padam, padahal Kaltim punya batubara.