
Melihat tulisan “masakan padang” yang terbalik secara horizontal ini saya teringat mobil ambulans. Hampir semuanya memuat tulisan terbalik di bagian depan mobil.
Waktu masih kelas satu dua SD saya pernah berdebat soal tulisan terbalik pada ambulans — dulu tertulis ambulance. Saya sempat menduga yang menulisi tidak bisa membaca maupun menulis, hanya mengikuti garis pensil yang dibuat orang lain.
Teman saya lebih kritis, dia berpendapat yang buta huruf itu orang yang membuat tulisan dengan pensil maupun orang yang mengecat. Lantas seorang kawan yang keluarganya punya bengkel menjelaskan bahwa tulisan terbalik akan tidak terbalik saat terbaca dari kaca spion mobil di depannya.

Waktu kecil, saya dan teman-teman tak begitu paham kaca spion karena jangankan mobil, sepeda motor pun jarang. Kami anak kota madya terkecil di Indonesia, cuma terdiri atas satu kecamatan dan sembilan kelurahan; mobil ambulans seingat saya hanya satu, milik Dinas Kesehatan Tentara.
Lalu kenapa warung yang pernah saya jepret Januari 2025 ini menghapus tulisan besar warung padang di bawah kaca etalase, dan menggantinya dengan gaya ambulans pada kaca? Saya belum bertabayun.
—


3 Comments
kalo di Ngalam, apakah ambulans tetap bertulis AMBULANS terbalik apa SNALUBMA?
Kemungkinan yang kedua, Sam Maz.
BTW dulu saat belum ada Kementerian Pertahanan, bus mereka ditulisi Dephan di belakang. Orang berkementar, tulisan Dephan jangan di belakhang dong
yhaa.. 🤣