Saya kira kancing baju, ternyata anak bekicot

Cangkang bayi bekicot agak tembus cahaya. Kartu keluarga Becky itu membingungkan?

▒ Lama baca < 1 menit

Si Becky anak bekicot, tebak jenis kelaminnya — Blogombal.com

Sore, pukul 17.27, saya hendak menutup pintu teras. Karena sambil menunduk, mata saya melihat benda bundar kecil yang akan menghalangi pintu. Kancing baju siapa? Kalau dia masuk ke bawah daun pintu bisa membuat pintu macet, harus pakai penggaris besi untuk mengatasi.

Lalu saya pungut kancing itu. Lebih tebal dari kancing baju, dan sudah rompal.

Si Becky anak bekicot, tebak jenis kelaminnya — Blogombal.com

Saya pasang kacamata saya. Ternyata bukan kancing. Agak tembus cahaya, ada motif spiral. Bagian yang tadi saya sangka rompal ternyata lubang. Untuk memastikan, saya taruh kancing itu di atas tablet yang menyala. Lalu kancing saya pindahkan ke korek gas supaya terlihat perbandingan ukuran.

Si Becky anak bekicot, tebak jenis kelaminnya — Blogombal.com

Sebelumnya saya memotretnya di atas permukaan lain, dan mengirimkan fotonya ke Rudy Ndobos, seorang biolog, minta kepastian ini bekicot atau moluska lain apa? Dia belum menjawab, tentakel keluar dari cangkang. Saya menyusulkan pesan via WhatsApp, “Sudah terjawab”. Dia membalas dengan emotikon senyum, lalu disusul tanya, “Nemu di kebun?”

Si Becky anak bekicot, tebak jenis kelaminnya — Blogombal.com

Baru kali itu saya melihat anak bekicot (Lissachatina fulica, bagus juga untuk nama cewek) masih muda banget. Sebut saja Becky. Tetapi saya tak tahu dia Bung Kecil atau Nona Mungil, karena calon eskargo(t) — KBBI belum menyerap escargot — dan bakal keripik ini hermafrodit, tetapi tetap butuh pasangan untuk membuahi maupun dibuahi.

Nah, setelah tentakel keluar maka si Becky pun beringsut, meninggalkan jejak garis lendir. Rada gimana gitu. Akhirnya dia saya buang di dedaunan karena saya tak dapat mengembalikan ke negeri asalnya.

Guru biologi SMP saya dulu mengatakan, bekicot bukan makhluk endemis Indonesia karena datang dari Afrika Timur menumpang kapal lalu sampai Asia Tenggara pada Perang Dunia I.

Si Becky anak bekicot, tebak jenis kelaminnya — Blogombal.com

Eh, malam ada lagi Becky lain. Dia sedang mendekam di atas lantai. Tentakelnya mencuat. Entah siapa bapak dan ibunya. Mungkin dia saudara kandung Becky yang saya foto sebelumnya, dengan silsilah membingungkan dalam kartu keluarga genealogis. Ibunya Becky #2 adalah bapaknya Becky #1 — atau sebaliknya. Eh, apakah hermafrodit bekicot bisa begitu, jadi ayah sekaligus bunda?

4 Comments

@sandalian Rabu 28 Januari 2026 ~ 08.35 Reply

Sebelum kenal makanan bernama escargot, jaman SMP dulu, salah satu kantin sekolah menjual sate bekicot.

Teman-teman saya banyak yang suka, kalau saya pilih makanan lainnya karena kurang suka teksturnya yang alot.

Pemilik Blog Rabu 28 Januari 2026 ~ 09.13 Reply

Oh, dulu sudah ada di kantin sekolah?
Waktu saya masih SD, hanya tahu ada warga kampung seberang kali, namanya Pak Balen, yang suka ambil bekicot di kebun saya.

Lalu bekicot dicacah di atas batu kali untuk bebek. Semalam seorang bapak bercerita kepada saya, saat remaja pernah piara ayam jago yang dia empani bekicot. Ayam jadi kekar, dijual lebih mahal.

Entahlah apakah teman Njenengan yang suka sate bekicot jadi kekar.

Rudy Selasa 27 Januari 2026 ~ 10.56 Reply

Pertama kali makan escargot, saya ragu-ragu. Tetapi setelahnya, saya melahapnya tanpa pikir panjang, enak ternyata, atau sayanya yang nggragas.

Pemilik Blog Selasa 27 Januari 2026 ~ 14.06 Reply

Oh gitu ya?
Saya terpengaruh kondisi dia eh mereka saat hidup.
Eh tapi sapi hidup dan ayam hidup kan juga nggak necis ya, kok saya bisa makan dagingnya. Begitu juga livestock lain 🫢🫣

Tinggalkan Balasan