Nah, gitu dong… sebut saja advertorial

Di tengah arus berita menolak pemahlawanan Soeharto, Kompas memuat iklan pro-Soeharto.

▒ Lama baca < 1 menit

Advertorial tentang gelar pahlawan untuk Soeharto di Kompas — Blogombal.com

Saya lega, dan semoga untuk seterusnya, Kompas saat memuat advertorial menyebutnya sebagai advertorial. Artinya itu iklan.

Kebetulan dalam edisi hari ini (Sabtu, 8/11/2025) yang termuat di halaman depan Kompas adalah konten afirmatif tentang gelar pahlawan nasional untuk Soeharto. Siapa pemasang advertensi dengan isi menyerupai konten editorial, sehingga disebut advertorial, itu belum jelas. Mungkin lembaga pemerintah, mungkin pihak lain, via biro iklan.

Lebih dari sekali saya menyayangkan advertorial yang tak disebut sebagai iklan maupun dengan kata lain, misalnya inforial. Tak hanya terhadap Kompas namun juga media daring yang memuat native ads, artinya iklan yang dikemas menyerupai gaya media pemuatnya.

Advertorial tentang gelar pahlawan untuk Soeharto di Kompas — Blogombal.com

Penerbit, termasuk redaksi, terikat etika pagar api: harus secara jelas membedakan konten redaksi dan konten iklan agar pembaca tahu. Iklan tersebut mencakup semua jenis, tak hanya iklan politik tetapi juga produk perusahaan partikelir.

Jadi misalnya redaksi suatu media melaporkan lebih banyak mudarat suplemen kesehatan, namun saat yang sama muncul advertorial dari produsen suplemen yang menyatakan banyak maslahat, pembaca tidak akan bingung karena ada keterangan bahwa itu iklan sehingga tak merasa dikecoh. Citra independensi media tetap terjaga.

Advertorial dalam iklan jaket Kompas tanpa keterangan — Blogombal.com

Tinggalkan Balasan