—
Sudahlah, bagaimana perilaku Seyta “Setnov” Novanto hingga bebas bersyarat, dan apa pula kasusnya, semua media sudah menulis. Arsip berita tentang ulah dia dalam penjara juga mudah dicari.

Saya terkesan akan jawaban Setnov kepada Aiman Witjaksono di Kompas TV delapan tahun silam, bahwa dia mengutamakan kejujuran. Saya juga terkesan oleh benjolan sebesar bakpao yang dinyatakan oleh pengacaranya, Fredrich Yunadi (2018).

Moral cerita, orang punya duit banyak itu enak. Bisa mengatur apa saja ketika bersua hukum. Mari kita pantau media, akankah dalam setiap awal laporan menyebut Setnov “bekas napi korupsi” maupun “koruptor”. Sebulan ini mungkin masih, tetapi setelah itu entah.
Mulai kemarin selama sepekan mungkin Setnov menyantap bakpao premium sebagai tanda syukur telah bebas bersyarat dari bui. Atau dia malah akan bikin waralaba bakpao dengan jenama Sukamispao, berslogankan Termiskin di Dunia.

6 Comments
Duite akeh, je.
Lha yes Noooo.
Tunggu lima tahun lagi boleh menjadi ini dan itu
Kalau dia datang di acara kawinan, apakah pihak tuan rumah masih akan memberinya prioritas untuk mengucapkan selamat dan berfoto?
Masih. Bangsa Indonesia adalah pemaaf. Dan hadirin sungkan berseru huuuuu karena sungkan kapada sahibulbait.
Hanya MC pencari masalah dan siap tanpa honor yang mengumumkan, “Kita lihat koruptor top Indonesia, penipu nomor satu, Seeee Tyaaaaa Noooo Van Toooooo!”
Mungkin lagi reuni sama mantan pengacara dan dokternya, untuk buka bisnis bakpao isi tiang listrik
Mungkin, mungkin.
Mari kita tunggu MC sebuah acara mengumumkan, “Kita sambut koruptor legendaris kita, yang tak punya malu… Seeeee… Tyaaaaa Noooo Van Toooooo!”