
Jangan melupakan dua orang itu. Si paman jelas berbahagia. Betul kata stiker angkot: bahagia itu sederhana. Bahwa kebahagiaan dicapai dengan merugikan banyak orang dan melukai kepatutan, itu masalah mereka yang mengidap sindrom baperismus antimuliana fufufafa, padahal segala masalah dalam kehidupan ini bisa dibikin cincay mberuh embuh ora weruh.

2 Comments
Tepatnya : lega, bahagia, dan bangga. Bangga, karena keponakannya, Rabu pagi ini, akan ikut membekali para calon menteri (dengan makanan gratis nan mewah?) di Hambalang.
Baguslah, si tholé masih dipakai. Sri Mulyani duduk di pos yang sama lagi juga lebih bagus buat pasar.