↻ Lama baca < 1 menit ↬

Sepeda lipat Phoenix dengan logo baru

Jika Anda di bawah 40 tahun mungkin tak mengalami kejayaan sepeda jengki dan sepeda mini Phoenix dengan maskot burung hong buatan Cina. Mungkin Anda lebih akrab dengan BMX dan MTB beraneka merek.

Eh, apa tadi? Jengki? Tak ada hubungannya dengan jengkol tapi istilah ini pernah mewarnai dunia fesyen sampai arsitektur di Indonesia kurun 1960-an. Desain yang modern, kadang imut tapi bukan cute mute dalam arti arkais ki(y)ut mi(y)ut, berasal dari yankee, artinya Amrik.

Phoenix, sepeda legendaris buatan Cina

Lantas bagaimana mungkin sepeda bikinan negeri komunis — ketika masih mengakui Taiwan, Indonesia di bawah Orde Baru tak punya hubungan diplomatik dengan RRC — musuh AS, dinamai jengki? Entahlah.

Phoenix itu produk lawas. Pabriknya di Shanghai berdiri pada 1897. Tapi sama-sama memakai jenama Phoenix, versi RRC beda dari versi Uwa Sam yang bukan pabrik tapi toko dan bengkel kustomisasi sepeda di Phoenix, Arizona.

Phoenix, sepeda legendaris buatan Cina

Apakah Anda punya kenangan dengan pit “Punik” terutama yang jengki? Jangan malu ketahuan sudah tua senior.