β€’ Lama baca: < 1 menit β†’

Mug keramik cat air pameran seni rupa Agus Budiyanto, Galeri Nasional, 2010

Mau di indekos, kantor, maupun rumah, hampir semua orang punya mug pribadi. Lalu dari semua mug itu, terutama di rumah, digabung mug orang lain, berapakah yang Anda miliki tanpa membeli?

Mug, yang ternyata sudah diserap oleh KBBI V, sehingga ditulis tegak dan dibaca apa adanya — berbeda dari bahasa Inggris mug yang dibaca “muhg” atau dalam lafal kita “mag” — selama dua puluh tahun terakhir ini adalah barang biasa. Mudah kita temui. Bahkan kita bisa memesan mug porselen hanya satu, sesuai desain kita.

Sebagai barang biasa, apalagi gratisan tanpa ikatan sentimental, perlakuan kita ya biasa saja. Kalau retak, apalagi rompal, ya tinggal kita singkirkan. Apalagi kalau tampilan tak sesuai selera kita.

Saya punya mug gratisan juga. Salah satunya ini. Didapatkan oleh putri saya, sepulang sekolah dia melihat pameran seni rupa, cat air karya Agus Budiyanto, di Galeri Nasional, Gambir. Kapan? Tahun 2010. Ya, sebelas tahun silam.

Pemilik BlogMemoAgus Budiyanto,akuarel,cangkir,cat air,cendera mata,desain,galeri nasional,gratisan,keramik,mug,pameran,porselen,seni,seni rupa,SuvenirMau di indekos, kantor, maupun rumah, hampir semua orang punya mug pribadi. Lalu dari semua mug itu, terutama di rumah, digabung mug orang lain, berapakah yang Anda miliki tanpa membeli? Mug, yang ternyata sudah diserap oleh KBBI V, sehingga ditulis tegak dan dibaca apa adanya -- berbeda dari bahasa Inggris...Suatu atau sebuah blog?