• Lama baca: < 1 menit →

Memisahkan barang bekas pakai untuk memudahkan pekerjaan pemulung

Ini keluhan semua orang: kantong sampah di bak selalu dibongkar pemulung. Dengan ganco dibantu headlamp urusan mereka cepat selesai, menemukan barang yang dia cari, tapi isi kantong ambyar itu urusan petugas sampah. Sebelum petugas sampah tiba — padahal di sejumlah tak setiap hari — datang pemulung berikutnya, mengacak-acak sampah ambyar.

Keluhan lainnya adalah pemulung enggan menutup lagi bak sampah. Untuk yang ini perlu pendekatan, tak cukup hanya tulisan. Harus beberapa kali menegur. Kebetulan kalau malam saya sering duduk di teras sehingga bisa langsung menegur.

Mereka memang mengesalkan tapi kita butuhkan. Mereka adalah bagian dari daur ulang. Maka untuk mengerem laju acak, untuk barang yang saya yakini mereka butuhkan saya taruh di atas bak sampah. Kalau sudah beberapa kali saya lakukan mereka akan hafal.

Memang sih pemulung lain yang tak kebagian barang bersih tetap akan mengaduk isi bak sampah.

https://blogombal.com/wp-content/uploads/2021/09/20210915_101312-700x700.jpghttps://blogombal.com/wp-content/uploads/2021/09/20210915_101312-150x150.jpgPemilik BlogMemobarang bekas,daur ulang,diet plastik,kebersihan,lingkungan,pemulung,sampah,sampah plastikIni keluhan semua orang: kantong sampah di bak selalu dibongkar pemulung. Dengan ganco dibantu headlamp urusan mereka cepat selesai, menemukan barang yang dia cari, tapi isi kantong ambyar itu urusan petugas sampah. Sebelum petugas sampah tiba -- padahal di sejumlah tak setiap hari -- datang pemulung berikutnya, mengacak-acak sampah...Suatu atau sebuah blog?