• Lama baca: 2 menit →

Keping pemotong bilah cutter yang terpisah dari badan Kenko L-500

Tatkala ujung pisau sudah tumpul, saya kebingungan tak menemukan alat pemotong di pangkal pisau. Biasanya cutter memiliki keping penjepit ujung bilah di situ untuk memotong. Ternyata bokong pisau pemotong itu melompong.

Keping pemotong bilah cutter yang terpisah dari badan Kenko L-500

Oh, akhirnya saya ingat dan merasa beruntung karena tempo hari menemukan keping segitiga keras tapi lupa itu alat apa. Tanpa kacamata saya tak dapat membaca tulisan embos “blade snapper” pada keping, tapi saya segera menyimpannya dekat wadah alat tulis.

Ternyata segitiga itu berguna ketika saya teringat untuk memotong ujung bilah cutter.

Keping pemotong bilah cutter yang terpisah dari badan Kenko L-500

Pertanyaan saya, kenapa keping terpisah dari badan? Bukannya umumnya cutter mengemasnya jadi satu? Kok kayak desain produknya menganggap semua konsumen setiti bin opèn terhadap benda kecil.

Pertanyaan terakhir, kenapa juga saya beli? Saya lupa alasan beli cutter aneh ini.

https://blogombal.com/wp-content/uploads/2021/05/wp-1620453722815-700x700.jpghttps://blogombal.com/wp-content/uploads/2021/05/wp-1620453722815-150x150.jpgPemilik BlogMemoatk,cutter,desain produk,Kenko,pèmès,pisauTatkala ujung pisau sudah tumpul, saya kebingungan tak menemukan alat pemotong di pangkal pisau. Biasanya cutter memiliki keping penjepit ujung bilah di situ untuk memotong. Ternyata bokong pisau pemotong itu melompong. Oh, akhirnya saya ingat dan merasa beruntung karena tempo hari menemukan keping segitiga keras tapi lupa itu alat apa....Suatu atau sebuah blog?