• Lama baca: 2 menit →

Manakah yang benar,

Saya bingung lagi masalah penulisan: “orangtua” ataukah “orang tua”? Sekian lama, juga di blog versi lama, saya memilih “orangtua” untuk ayah dan ibu. Kalau “orang tua” ya orang yang sudah tua. Kemudian di media terakhir tempat saya bekerja saya menggunakan kata “orang tua” yang sepadan dengan “parent(s)“. Redaksi bersepakat merujuk KBBI.

Manakah yang benar,

Saya tahu, Kompas cetak dan majalah Tempo (dulu) memilih “orangtua”, bukan “orang tua”. Hari ini, 12 Juni 2020, seperti tersentil lagi saat membaca Kompas.

Manakah yang benar,

Manakah yang benar,

Kalau menurut Anda, dengan mengabaikan KBBI, mana yang lebih pas, “orangtua” atau “orang tua”?

Manakah yang benar,

Dalam bahasa Jawa, ayah dan ibu itu “wong tuwa“, demikian pula orang yang sudah tidak muda dan dukun. Tak ada “wongtuwa“. Nah, saya mendua bukan?

https://blogombal.com/wp-content/uploads/2020/06/wp-1591970788932-700x700.jpghttps://blogombal.com/wp-content/uploads/2020/06/wp-1591970788932-150x150.jpgPemilik BlogMemobahasa,bahasa jurnalistik,ejaan,EyD,media,pelajaran,PUEBISaya bingung lagi masalah penulisan: 'orangtua' ataukah 'orang tua'? Sekian lama, juga di blog versi lama, saya memilih 'orangtua' untuk ayah dan ibu. Kalau 'orang tua' ya orang yang sudah tua. Kemudian di media terakhir tempat saya bekerja saya menggunakan kata 'orang tua' yang sepadan dengan 'parent(s)'. Redaksi bersepakat...Suatu atau sebuah blog?