• Lama baca: < 1 menit →

Jendela saji di D'cost Jalan Sabang Jakarta Pusat

Arsitek dan desainer interior bisa menjelaskan seberapa tinggi mestinya jendela penghubung dapur dan ruang makan di restoran.

Kalau bagi saya sih bagian atas jendela ini terlalu rendah sehingga pramusaji yang bertinggi badan 160 cm pun harus membungkuk untuk berbicara dengan orang dapur. Kalau tak membungkuk, dia akan bicara dengan tembok.

Misalnya tinggi lantai sama, orang dapur juga akan bicara secara tatap tembok. Kalau lantai dapur 35 cm lebih rendah, orang di sana akan berbicara dengan perut pramusaji yang belum tentu bisa bersuara perut.

Jendela saji di D'cost Jalan Sabang Jakarta Pusat

Ah, itu kan masalah mereka. Para pegawai restoran tampaknya hepi-hepi saja. Saya pun tetap terlayani dengan baik.

Di restoran lain juga ada yang rendah jendela sajinya.

Pemilik BlogMemoarsitektur,D'Cost,desain interior,jakarta,jalan sabang,mengudap,Pendekar Bodoh,seafoodArsitek dan desainer interior bisa menjelaskan seberapa tinggi mestinya jendela penghubung dapur dan ruang makan di restoran. Kalau bagi saya sih bagian atas jendela ini terlalu rendah sehingga pramusaji yang bertinggi badan 160 cm pun harus membungkuk untuk berbicara dengan orang dapur. Kalau tak membungkuk, dia akan bicara dengan tembok. Misalnya...Suatu atau sebuah blog?