Kerajinan tangan membuat kartu ucapan menjadi bernilai dengan dua plus di zaman komunikasi digital. Untuk ucapan hari raya saja sekarang sudah digantikan oleh SMS dan segala macam layanan internet, dan begitu pun ucapan lainnya. Kartu yang ini adalah kartu duka cita untuk meninggalnya ibu mertua saya bulan lalu. Dibuat sendiri dan ditulisi sendiri. Terima kasih untuk simpati dan craftmanship ini.
Sudah lama iklan rokok menampilkan kesan atau citra. Mungkin hanya iklan Gudang Garam kretek tanpa filter yang dulu teguh beriklan dengan menonjolkan slogan rasa: harum-gurih-nikmat. Nah, setiap kali melihat bilbor rokok Djarum Mild ini ada racun keusilan dalam benak saya, yang langsung berkomentar dalam hati, “Kalo pemberani beneran pasti dia sebelum loncat melemparkan pilotnya dulu, […]
Ada berapa jenama lumpia (lokal: lunpia, loenpia) Semarang yang menggunakan foto? Lumpia Mbak Lien, yang enak itu, dekat Oen di Jalan Pemuda, juga menggunakan potret. Banyak merek yang menggunakan potret si empunya tapi belum tentu konsumen hapal wajahnya saat bersua di suatu tempat. “Apa kabar Pak/Bu? Panjenengan yang jual lumpia* itu to?” *) Lumpia bisa diganti […]
Sudah pukul setengah delapan malam. Hujan sejak sore masih menyisakan gerimis tipis. Akang Le Barbier de Asgar* duduk di atas kursi cukur, menikmati koran (saya melihatnya membaca tetap dari kejauhan sejak 20 menit sebelumnya). Hmmm… makin jarang orang membaca koran cetak, edisi pagi pula, sementara koran sore pun sudah tak dikenal lagi (padahal masih terbit). […]
Kotak hitam penyangga pesawat TV itu seperti kepala berwajah. Ada mata, hidung, dan mulut. Sebelum munculnya pemutar MP3 saku yang kemudian dirakit dengan kotak spiker aktif, sebagian orang membuat paket alat hiburan dengan pemutar kaset/CD mobil dan spiker besar. Saya tak menelisik apakah alat single DIN itu juga bisa membaca cakram video dan apakah ada power […]