• Lama baca: < 1 menit →

Bukan barang baru: International Herald Tribune edisi Indonesia. Bahkan pada awal 2000-an, IHT (bersama The Asian Wall Street Journal/AWSJ) dicetak di Jakarta. Pada akhirnya, koran tua yang bermarkas di Paris dan sempat menjadi milik bersama The New York Times dan The Washington Post itu sepenuhnya  menjadi milik NYT. Lalu jadilah namanya “The global edition of the New York Times”. Sedangkan AWSJ milik DowJones akhirnya menjadi Wall Street Journal Asia Edition.

Pada masa Orde Soeharto, kedua koran itu, ditambah South China Morning Post, termasuk menjadi sasaran penghitaman importernya atas perintah Kejaksaan Agung dan intelijen militer. :( Ah, sudahlah, itu masa lalu. Pertanyaannya kita tetap: masih menarikkah jaringan koran cetak global di era tablet ini?

Pemilik BlogUmumBukan barang baru: International Herald Tribune edisi Indonesia. Bahkan pada awal 2000-an, IHT (bersama The Asian Wall Street Journal/AWSJ) dicetak di Jakarta. Pada akhirnya, koran tua yang bermarkas di Paris dan sempat menjadi milik bersama The New York Times dan The Washington Post itu sepenuhnya  menjadi milik NYT. Lalu...Suatu atau sebuah blog?