↻ Lama baca < 1 menit ↬

Baru tadi di sebuah warung di Cibubur, Jakarta Timur, saya melihat deodoran mini dalam kemasan tube. “Kayak odol itu,” kata si ibu pemilik warung. Saya lupa berapa harganya, tapi kata si ibu ada saja pembelinya. Katanya, “Praktis dan murah.” Padahal dalam komunikasi pemasaran produk konsumsi biasa, terutama personal care, kata “murah” tidak boleh digunakan sembarangan untuk produk versi kemasan  kecil, supaya tak menyinggung kewibawaan konsumen. Kalau “ekonomis”? Boleh. :D

* Maaf kalau basi karena saya belum melihat iklannya (versi cetak dan media luar ruang)