• Lama baca: < 1 menit →

Awal hari, tadi sekitar pukul setengah dua pagi, Taman Ayodya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih ada banyak orang. Saya singgah, memesan tahu gejrot. Rasanya biasa. Bukan tahu gejrot sedap yang setelah tahunya habis lantas kuahnya layak diseruput atau disendok.  Ah sudahlah jika bicara rasa.

Lebih menarik ini: penjualnya menggunakan styrofoam, bukan piring terakota, untuk menyajikan dagangan — piring tembikar hanya dipakai untuk mengulek cabai. Kenapa styrofoam, inilah alasannya, “Sekali pake aja, Pak. Habis itu langsung buang.” Ya, dia tak perlu berbekal ember cuci yang harus selalu bersih. Tapi justru kekemprohan itu yang kadang menambah sedap. :D

Pemilik BlogUmumAwal hari, tadi sekitar pukul setengah dua pagi, Taman Ayodya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih ada banyak orang. Saya singgah, memesan tahu gejrot. Rasanya biasa. Bukan tahu gejrot sedap yang setelah tahunya habis lantas kuahnya layak diseruput atau disendok.  Ah sudahlah jika bicara rasa. Lebih menarik ini: penjualnya menggunakan styrofoam,...Suatu atau sebuah blog?