• Lama baca: 2 menit →

endiks mbingungi

Rutin. Majlis Malem Setonan cangkruk di sana. Tapi orang yang diperstatuskan sebagai pengundang, si empunya gawe, tampak salah tingkah, mbingungi karepe dhewe. Dua puluh dua detik sekali garuk-garuk kepala.

Mungkin memang begitulah keharusan orang yang berulang tahun ke-25 beberapa hari sebelumnya. Ujug-ujug jadi pusat perhatian. Ujug-ujug ditawari ke tempat sihir pesona malam untuk membuktikan kedewasaan dan menuntaskan rasa ingin tahu — tapi masih takut.

mbilung motret kere

Rasa kikuk itu melebihi pengalaman pertama pulang kampung disambut anak-anak sekabupaten karena dia diyakini sebagai pemeran Harry Potter. Setelah terbukti salah terka, anak-anak menanggilnya Harry Porah.

Menjelang tengah malam ransum datang. Dikirim oleh Iman, dihantarkan oleh seorang wanita yang menumpang sebuah van. Di tempat remang serah-terima berlangsung. Imanlah yang menenteng ransum dan mempersembahkan oleh-oleh yang diaturnya via telepon beberapa jam sebelumnya itu.

Di sana, trotoar itu, ternyata ada pasangan suamiistri dari Bogor. Juga ada pemuda tampan adiknya iPoul. Ada pula Vivink yang pulang duluan. Tentu, Jaka Tarub the voyeurist (sekaligus fetisis selendang dan lingerie) juga ada. Kekasih iPoul, entah di mana — atau jangan-jangan sebetulnya tidak ada yang namanya kekasih. iPoul, si raja kambing, sedang ke luar kota cari angin untuk mengobati masuk angin.

ini betul2 di bunderan HI!

Kalau Sultan? Seperti biasa, dia (ter)tidur di trotoar, membiarkan para hamba sahaya bergojek kere. Sultan sedang bermimpi menggusur dua anak muda dalam patung Selamat Datang.

Paling menarik adalah mendengar dialog dua anak muda. “Lha jebule,” kata salah satunya, “Mas Iman kuwi umure sakbapake dhewe.”

Dalam urusan tertentu, dunia blog memang lintas-usia dan lintas-agama, pun melintasi batas profesi dan penghidupan. Tapi menanyakan pekerjaan seseorang, menurut Wicak si lelananging jagat, sambil menampakkan seringai syaiton, “Itu soal sensitif kan?”

Begitulah ulangtahunan ala warga BHI. Berikutnya pasti lebih meriah. Tunggu pengumuman. Sponsor dinantikan. Bantingan diharamkan diharapkan.

kartu keanggotaan yang ditemukan di trotoar

Pemilik BlogUmumRutin. Majlis Malem Setonan cangkruk di sana. Tapi orang yang diperstatuskan sebagai pengundang, si empunya gawe, tampak salah tingkah, mbingungi karepe dhewe. Dua puluh dua detik sekali garuk-garuk kepala. Mungkin memang begitulah keharusan orang yang berulang tahun ke-25 beberapa hari sebelumnya. Ujug-ujug jadi pusat perhatian. Ujug-ujug ditawari ke tempat sihir...Suatu atau sebuah blog?