
Pembatasan tas kresek untuk ritel modern selama beberapa tahun terakhir ini ada bagusnya. Karena orang ogah beli tas spunbond, yang di rumahnya sudah banyak, maka ada dua opsi: membawa tas sendiri atau tidak membawa sama sekali.
Tentu, tidak membawa tas bisa tersebab kebetulan. Misalnya karena mendadak mampir toko. Tak semua orang yang membawa motor dan mobil juga menyimpan tas untuk kantong belanjaan.
Bagusnya tak membawa tas, apalagi jalan kaki dan naik sepeda, adalah membatasi belanjaan agar tak repot membawanya. Cara ini dapat mengerem belanja impulsif atas nama mumpung ada diskon atau sekalian saja mumpung ingat. Ujaran bijak mengingatkan bahwa keinginan dan kebutuhan itu berbeda.
Niat saya memang membeli sedikit barang, lagi pula harus berhemat, membawa tas kecil dari toko minuman untuk wadah gelas ke Alfamart dekat rumah adalah pilihan. Perkiraan saya akan muat, tetapi ternyata tidak.
Lantas? Urusan memasukkan belanjaan ke dalam tas saya serahkan kepada kasir. Misalnya ada barang yang tidak bisa masuk? Batalkan saja pembelian itu. Bukankah transaksi belum selesai? Cuma satu dua saja kok. Kalau ibu-ibu yang membatalkan banyak belanjaan di kasir supermarket memang merepotkan karena yang memasukkan barang ke troli adalah anak mereka yang masih kecil.
