—
Menyedihkan. Menyakitkan. Seorang petugas dapur MBG menginjak wadah makanan (buah melon?) dengan tertawa-tawa, bahkan mendorong wadah dengan kakinya. Kemudian setelah menjadi viral dia minta maaf, bilang itu tak disengaja. Enak aja. Ini arogansi, atau keangkuhan bin kepongahan, orang dapur.
Misalnya bukan dapur MBG, katakanlah dapur rumah tangga, pun tidak pantas ada perilaku macam itu. Ini menistakan makanan. Jika menyangkut dapur MBG, mestinya orang-orangnya paham. Andai kata ada dalih bahwa isi kotak takkan masuk ompreng, hal itu pun tak pantas.
Di sisi lain, kondisi dapur dalam video tak mencerminkan standar MBG. BGN boleh berdalih telah menindak dapur di Kabupaten Bandung Barat tersebut. Namun soal mendasar tak dibenahi, yakni standar dapur, pengolahan makanan, penyajian, pengantaran, hingga tata krama orang dapur.
Saya tak tahu apakah ada code of conduct orang dapur. Ini proyek besar dengan uang rakyat, dan bahkan pegawai dapur akan diangkat sebagai ASN kontrak. Selain soal kesehatan dan keamanan makanan ada soal kepatutan, soal adab.
Karena banyak masalah di MBG sudah sepatutnya Kepala BGN Dadan Hindayana mengundurkan diri. Tidak boleh, misalnya, sekali lagi misalnya, dia berdalih bukankah makanan dari dapur yang itu tak mengakibatkan keracunan?

2 Comments
Kenapa GOV KONOHA ini kacau banget mengelola NEGARA ini ya?
Mereka merasa tidak sedang mengurusi negara tapi kelompok arisan