Hukuman mati untuk orang Palestina

Anak-anak Palestina pun berpeluang dihukum gantung. Di manakah adab Israel?

▒ Lama baca < 1 menit

Kapankah kejahatan Israel terhadap Palestina akan berhenti? — Blogombal.com

“Kejam, menyakitkan, zalim,” kata Kamso ketika ditanya Dodi Nanas soal UU Isreal yang membolehkan pengadilan menghukum mati orang Palestina, dengan tali gantungan. Ada 68 suara di Knesset setuju RUU jadi UU, 48 tak setuju, dan satu suara abstain.

“Lebih menyakitkan lagi, setelah DPR Israel mengesahkan UU, beberapa orang merayakannya dengan minum sampanye,” Kamso melanjutkan.

UU itu memang tak secara spesifik menyebut orang Palestina, tapi arahnya jelas dan dekat, yakni menyasar orang Palestina yang didakwa membunuh warga Israel dengan tujuan meniadakan keberadaan Negara Israel. Batasan usia terdakwa juga tak disebut, sehingga anak-anak bisa jadi sasaran.

“Apa, hukuman untuk teroris Palestina, gitu ya? Yang dilakukan Israel terhadap warga Gaza juga teror. Apalagi penyiksaan tahanan ditusuki pisau. Ini Israel mau menangnya sendiri. Nggak kenal adab! Untuk dapat dukungan rakyat, Netanyahu selalu bikin perang supaya ada balasan dari lawan sehingga rakyat merasa terancam,” Kamso seperti berpidato.

“Lalu apa artinya koeksistensi damai dua negara, Oom?” Dodi menyergah.

“Netanyahu yang selalu melanggar, misalnya dengan aneksasi wilayah, dan nggak anggap Palestina itu sebuah negara.”

“Israel ikut Board of Peace kan, Oom?”

“Indonesia juga, tapi kita kan nggak ada hubungan diplomatik. Entar aja kalo Palestina udah bener-bener berdaulat, dan dua negeri terbukti bisa hidup berdampingan.”

“Sikap Indonesia gimana sih dalam soal UU dan serangan ke Iran oleh Israel maupun Amerika, termasuk ngebom sekolah?”

“Liat aja berita.”

“Demo partai dan ormas di depan Kedubes Amerika ada nggak sih?”

“Ada, bulan lalu. Tapi dari partai kayaknya nggak ada. Kayaknya lho. Coba aja cek foto dan video demo.”

“Jadi sikap Indonesia terhadap UU Israel dan serangan ke Iran itu nggak jelas?”

“Kamu lho Dod yang bilang nggak jelas. Kalo di Amerika, warganya juga ada yang nolak perangnya Trump.”

“Lho saya kan nanya, bukan menghakimi Indonesia nggak jelas, Oom!”

“Kalo saya bilang tanya aja rumput yang bergoyang kamu pasti bilang dasar orang jadul.”

Tinggalkan Balasan