
Pertanyaan dalam judul mungkin aneh bagi Anda. Tetapi di area saya kini makin lumrah warung bumbu yang buka hingga malam, setidaknya sampai pukul delapan. Warung sekitar 150 meter dari rumah saya ini saya foto setengah delapan.
Warung sayur yang lain tutup lebih awal, namun sudah selewat magrib, karena jalan di depannya tak seramai warung dalam gambar di halaman ini. Warung ini di dekat perempatan dan gerbang kompleks.
Warung yang oleh warga disebut warung Mamah Ayuk ini termasuk adopter awal penggunaan QRIS, ketika Covid-19 mulai dan terus mereda. Alasan Bu Warung memanfaatkan QRIS, hingga menjelang magrib banyak perempuan sepulang kerja mampir ke warung untuk berbelanja, padahal uang mereka ada dalam ponsel.
Tetapi adakah rumah tangga yang berbelanja ke warung sayur setelah hari menjadi gelap? Selalu ada. Karena ada saja bumbu yang dibutuhkan, sejak cabai, bumbu sasetan siap pakai, sampai garam dan gula jawa. Oh ya, juga kerupuk. Kalau mau, cobek dan muntu juga ada.
Apakah warung sayur di sekitar rumah Anda ada yang buka sampai malam?

2 Comments
Ada satu, di kampung sebelah, sekitar 600 meter dari rumah saya. Sudah lama ada tapi saya belum lama tahu/berkat informasi dari seorang ibu pekerja warung makan istri saya.
Saya beberapa kali beli ke sana, malam hari, antara lain beli tahu mentah.
Wah menarik, masih ada tahu dan semoga tempe. Biasanya kalau malam sudah habis.