—
Setelah ada demo baru yang memakan korban baru bilang. Dari mana penganggaran tunjangan sewa rumah Rp50 juta per bulan, dari Kemenkeu atau Setjen, lihat jawaban Dasco terhadap pertanyaan wartawan pada menit ke 2.43. Dia bilang, “Saya kurang jelas itu.”
Halah, dasar politikus LGJ (level gak jelas).
Lalu lihat gaya politikus yang ketika ditanya kenapa berganti pelat nomor mobil dinas saat ada demo. Dia adalah Maman Imanulhaq. Menjawab pertanyaan gampang saja tidak mampu. Apa sih susahya bilang, “Saya takut dicegat massa, mobil dirusak, lalu saya ditarik keluar, dipaksa joget sesuai selera mereka”?
Jangan percaya lagi kepada poli-tikus macam mereka. Lebih baik percaya kepada tikus karena lebih jelas: makanan di bak sampah sampai dapur mereka sikat.
Tentu menyerang mobil siapa pun tak dibenarkan oleh hukum, bahkan misalnya pun mobil itu ditumpangi anggota DPR. Mobil pengangkut ternak pun tidak boleh diserang dan dirusak. Ternak piaraan siapa pun.

6 Comments
Salam untuk peternak
Kalo jadi pejabat bener, nggak perlu takut sama warganya sendiri. Lagian kan rata2 anggota DPR sudah tajir melintir, masak sih 50 juta diembat juga?
Jadi orang kaya dengan aneka sumber uang gak jelas iyu bikin menyepelekan angka. Setelah rame uang beras Rp12 juta lalu diralat Rp200.000 dengan alasan salah baca. Saya agak gagap soal angka, dan sulit mengingat, tapi gak separah itu.
Maksudnya, ternak (piaraan) Mulyono?
Lho kok situ arah Njenengan, Lik 🫣
Maap saya salah, Paman….