
Untuk pelanggan, atau setidaknya orang yang sering lewat di jalan depan kedai, di Jatiasih, Kobek, Jabar, nama kedai ini mudah ditebak, padahal tulisan pada boks berlampu sudah mengelupas.
Saya tak membahas kedai dan rasa hidangannya melainkan stiker potong untuk luar ruang, yang ditempel pada kotak berlampu. Manakah bahan yang awet, juga di sisi dalam atau luar sebaiknya ditempelkan, para spesialis media luar ruang lebih paham.

Kalau tulisan tak terbaca, yang rugi adalah pemilik kedai. Sudah bayar pajak reklame eh kehadiran neon box nggak ngefek. Sebagai ancar-ancar lokasi kurang berhasil.
Jadi masalahnya di mana? Saya cenderung menyebut masalah ada pada penyedia jasa, bukan pada pemesan. Buktinya ada signage yang awet padahal dihajar panas dan hujan. Bahwa warna akhirnya memudar, hal itu wajar belaka.
