Memperlakukan saset saus tomat dan saset sambal gratisan

Membawa pulang saset saus, sambal, dan gula dari meja kudap di kedai, asal bukan sekotak, bukanlah kejahatan.

▒ Lama baca < 1 menit

Memperlakukan saset saus tomat dan saset sambal gratisan — Blogombal.com

Baiklah kalau Anda menyebut saya kebangetan karena di rumah ada saset saus tomat dan saus cabai yang tak saya dapatkan dari membeli secara terpisah. Ya, gratis.

Ada dua sumber kedua saus tersebut. Pertama, dari pembelian makanan pesan antar. Kedua, dari sisa saset tak terkonsumsi saat mengudap di kedai.

Memperlakukan saset saus tomat dan saset sambal gratisan — Blogombal.com

Saya melakukan hal kedua kalau saset belum dibuka dan tak berlepotan minyak apalagi saus. Saya tak merasa mencuri, karena itu bagian dari hak konsumen sebagai pembayar makanan. Sayang kalau saset utuh saya buang bersama isi baki yang saya tuangkan ke kotak tampung.

Untuk gula dalam saset kertas, karena saya minum kopi tanpa gula, juga tanpa pemanis buatan dalam saset, maka selagi masih kering dan utuh, saset gula yang tesertakan bersama cangkir, bukan dari kotak di meja, itu saya kembalikan. Demikian pula sedotan dari plastik, kertas, jagung, dan singkong. Sayang kalau tak saya pakai. Apa pun yang menjadi hak saya karena sudah dihitung dalam biaya, dan masih utuh, tak selalu berarti boleh saya perlakukan sesuka hati.

Memperlakukan saset saus tomat dan saset sambal gratisan — Blogombal.com

J.K. Rowling, penulis Harry Potter, pernah dikabarkan selalu membawa pulang saset gula saat mengudap di kedai kopi. Mungkin itu hanya gosip, karena hingga kini tak jelas rujukannya dari wawancara di mana dan kapan. Memang, dulu sebelum tenar dia adalah ibu tunggal di Inggris yang hidup dari tunjangan pemerintah. Tetapi misalnya itu benar, bagi saya juga bukan masalah. Kalau amenities kamar hotel bagi Anda bagaimana?

Tinggalkan Balasan