
Inilah salah satu jejak pandemis Covid-19: tempat cuci tangan di depan warung makan. Namun melihat posisi tangki air berkeran ini, orang bisa berpikir ini untuk cuci tangan atau cuci kaki, atau malah untuk urusan lain? Kalau untuk filter kolam ikan kok tak ada kolamnya?
Tangki ada di bawah. Kalau akan mencuci tangan, pengguna harus membungkuk, supaya dapat membuka keran. Untuk mencuci kaki, juga kudu membungkuk. Selain membungkuk adalah berjongkok.

Saat pandemi berlangsung memang banyak sarana mencuci tangan dadakan sesuai tuntutan protokoler kesehatan. Ada yang berupa botol disinfektan dengan tutup bercucuk yang dapat dipijit, dan ada pula aneka swakriya. Saat itu pula makin laris wastafel berpedal. Tinggal injak untuk membuka keran.

Hingga kini sebagian fasilitas mencuci tangan itu masih ada yang berfungsi. Artinya ada warisan hal baik setelah pandemi berlalu. Apakah di sekitar rumah Anda masih ada warisan Covid-19 yang berfungsi?


2 Comments
Warisan Covid-19 di rumah saya antara lain sejumlah masker dan oxymeter yg sudah jarang dipakai. Oh sama botol sanitizer, Bang Paman 😀
Ya, betul 😇