• Lama baca: < 1 menit →

Boleh mengkritik pemerintah di tempat umum

Saya bukan buzzer pemerintah, dengan maupun tanpa rupiah, tapi entah besok, maka izinkanlah saya bikin dialog imajiner petugas satpol PP dan pembuat grafiti lucu ini.

Petugas: “Menurutmu nggak boleh ngritik ya? Tapi buktinya kamu bebas nulis kritik di tembok yang bisa dibaca publik. Mestinya sih di tembok rumah kamu sendiri. Kami mau mbusak bukan karena isi tulisan.”

Penulis: “Siapa yang ngritik pemerintah? Yang punya tembok aja ndak protes kok. Saya kan cuma melaporkan apa yang saya lihat dan dengar, Pak!”

Boleh mengkritik pemerintah di tempat umum

https://blogombal.com/wp-content/uploads/2021/06/wp-1623295324461-700x1075.jpghttps://blogombal.com/wp-content/uploads/2021/06/wp-1623295324461-150x150.jpgPemilik BlogMemobuzzer,demokrasi,foto jurnalistik,grafiti,kompas,kritik,media cetak,menghina presiden,mural,RUU KUHP,street art,urban artSaya bukan buzzer pemerintah, dengan maupun tanpa rupiah, tapi entah besok, maka izinkanlah saya bikin dialog imajiner petugas satpol PP dan pembuat grafiti lucu ini. Petugas: 'Menurutmu nggak boleh ngritik ya? Tapi buktinya kamu bebas nulis kritik di tembok yang bisa dibaca publik. Mestinya sih di tembok rumah kamu sendiri....Suatu atau sebuah blog?