Saya termasuk orang jadul. Bahkan saat muda pun saya sudah jadul. Sejak dulu saya tak mau membeli jins, eh jin, yang sudah terkoyak – apalagi yang keterlaluan, mendekati compang-camping. Merobek jin baru pun saya ogah. Kalau pun pernah memakai celana robek, kecil, itu karena kecelakaan. Si celana yang celaka, bukan saya.
Salin dan tempelkan URL ini ke dalam WordPress Anda untuk sematkan
Salin dan tempelkan kode ini ke dalam situs Anda untuk disematkan