Tidak. Saya tidak sedang memindahkan pornografi ke sini karena bagi saya foto yang saya dapat dari e-mail ini bukan tergolong cabul. Saya hanya heran, kenapa sampai segitunya yang namanya fashion? Untuk pemotretan majalah (seperti contoh), oke. Untuk pakaian di atas pentas, oke juga. Untuk pesta karena tuntutan dress code, boleh juga. Tapi dalam keseharian, di Indonesia, rasanya kok jarang yang memakai jins macam ini — semahal apapun harganya — untuk berjalan-jalan. Apalagi perginya naik ojek dan angkot. Untuk negeri lain, memang ada saja. Buktinya selalu ada hasil tangkapan lensa di internet.
Dandanan Kéré?
▒ Lama baca < 1 menit